PURWOKERTO (27/4)-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Banyumas belum lama ini menandatangani Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan Pengurus Kabupaten (Pengkab) Perguruan Silat Nasional (PERSINAS) ASAD Banyumas. Penandatanganan PKS dilakukan di Aula Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) Al-Kautsar Purwokerto, pada Kamis (23/4).
Selain dengan LDII, penandatangan PKS juga dilakukan dengan 2 yayasan yang mengelola lembaga pendidikan di bawah naungan DPD LDII Kabupaten Banyumas yaitu Yayasan Alkautsar Bina Insani dan Yayasan Haji Muhammad Mahmud.
Ketua DPD LDII Kabupaten Banyumas, Taufan Edy Raharjo menjelaskan, kegiatan ini sebagai tindak lanjut Memorandum of Understanding (MoU) antara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII dengan Pengurus Besar (PB) PERSINAS ASAD tertanggal 11 Oktober 2022, yang mengatur tentang Sinergitas LDII-PERSINAS dalam pelaksanaan program dan pembinaan anggota dan binaannya.
Taufan mengungkapkan, PKS ini secara umum mengatur mekanisme kerjasama antara DPD LDII Kabupaten Banyumas, Yayasan Alkautsar Bina Insani dan Yayasan Haji Muhammad Mahmud, dengan Pengkab PERSINAS ASAD Banyumas berupa pembinaan fisik, mental spiritual dan pendidikan karakter bagi anggota PERSINAS ASAD yang berada di bawah naungan DPD LDII dan yayasan.
Lebih lanjut ia merinci, perjanjian antara kedua belah pihak meliputi penyediaan waktu, peserta dan fasilitas latihan oleh DPD LDII dan yayasan selaku Pihak Pertama, dan dukungan pelatih serta materi latihan dari Pengkab PERSINAS ASAD selaku Pihak Kedua yang meliputi latihan Seni Beladiri, Pencak Silat Prestasi dan Seni Tradisi.
Taufan juga menjelaskan, PKS sebagai bukti legalitas kegiatan pembinaan olahraga Pencak Silat di berbagai majelis taklim, baik di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) Desa/Kelurahan, Pimpinan Cabang Kecamatan, maupun tingkat DPD LDII di seluruh wilayah Kabupaten Banyumas, juga di lembaga-lembaga pendidikan umum dan keagamaan yang dikelola oleh yayasan dibawah naungan DPD LDII Kabupaten Banyumas.
”Kami yakin, melalui pembinaan yang konsisten dan terstruktur akan terbentuk generasi yang tangguh yang siap mendukung bela negara,” ungkapnya. Ia juga berharap dari kalangan warga LDII juga akan lahir atlet-atlet pencak silat yang handal yang mampu berprestasi di tingkat lokal, regional, nasional, bahkan internasional.
”Bukan hanya atlet berprestasi, mereka diharapkan memiliki kebanggaan dan kecintaan yang kuat terhadap Pencak Silat sebagai warisan asli budaya Bangsa Indonesia,” pungkasnya.[sbr]
Penulis: Tim LINES DPD LDII
Foto: Sekretariat Pengkab PERSINAS ASAD
