Pererat Ukhuwah, Jamaah Masjid Baitul Hakim Buka Puasa Bersama

suasana buka puasa bersama di Masjid Baitul Hakim, Jl. Senopati Purwokerto Timur

PURWOKERTO (28/2)-Puluhan warga Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kelurahan Arcawinangun Kecamatan Purwokerto Timur memadati Masjid Baitul Hakim untuk mengikuti kegiatan buka puasa bersama pada Sabtu (28/2). Acara ini menjadi sarana memperkuat tali ukhuwah sekaligus meningkatkan kualitas ibadah warga LDII setempat.

Kehangatan acara sudah terasa sejak pagi hari. Para ibu warga majelis taklim yang berlokasi di Jl. Senopati Purwokerto tersebut telah berkumpul di dapur masjid mulai pukul 10.00 WIB untuk menyiapkan menu berbuka. Dengan penuh semangat, mereka bergotong royong meracik menu sop ayam hangat dan menggoreng tempe mendoan—kuliner khas Purwokerto yang wajib hadir sebagai pelengkap santapan berbuka.

Kegiatan inti dibuka dengan tausiyah oleh Ustaz Sarlan yang menekankan hakikat puasa agar tidak sekadar menjadi rutinitas fisik.

“Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga; jika hanya itu, kucing pun bisa. Seseorang dikatakan sukses puasanya jika mampu menahan lapar dan dahaga sekaligus menahan hawa nafsu, serta menjauhi segala hal yang membuat lalai kepada Allah. Jaga diri dari ucapan dusta dan perbuatan yang mendatangkan dosa,” tegas Sarlan saat mengulas program “5 Sukses Ramadan”.

Dewan Penasehat PAC LDII Arcawinangun, H. Karjo menjelaskan bahwa buka bersama merupakan tradisi tahunan di Masjid Baitul Hakim. Ia menilai acara ini efektif sebagai sarana pengingat warga LDII agar tidak menyia-nyiakan momentum Ramadan yang penuh pahala berlipat ganda.

Suasana kekeluargaan memuncak saat waktu berbuka tiba. Hidangan sop ayam dan gurihnya mendoan hangat yang dimasak dengan penuh dedikasi oleh para ibu tersebut dinikmati bersama oleh seluruh peserta yang hadir. Salah satu warga LDII, Umi, mengungkapkan kesan mendalamnya tentang tradisi ini.

“Buka puasa di Masjid Baitul Hakim Senopati selalu menumbuhkan rasa cinta. Bukan hanya soal makan dan minum, tapi kebersamaan ini selalu memiliki tempat tersendiri di relung hati,” ungkap Umi.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Isya dan salat Tarawih berjamaah secara khusyuk. Melalui kegiatan ini, warga LDII Arcawinangun berharap semangat kebersamaan dan peningkatan ketakwaan dapat terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari. [winca]

 

Penulis: Winda

Foto: Winda

Editor: Sarlan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *