LDII League 2026 Seri Purwokerto

Tim Klaten menerima trofi juara

LDII League 2026 Seri Purwokerto: Klaten Jawara, Semangat Silaturahim Pemenangnya

PURWOKERTO–Gelaran sepak bola bertajuk LDII League 2026 Fun Football Seri Purwokerto sukses dihelat di Lapangan Tri Daya Berkoh, Purwokerto, pada Minggu (25/01/2026). Turnamen yang mempertemukan warga LDII dari berbagai wilayah di Provinsi Jawa Tengah dan DIY ini menobatkan Tim Klaten sebagai juara dalam kompetisi yang berlangsung sengit namun penuh keakraban.

Tim pemenang berfoto bersama Ketua Panita Pelaksana (kaos merah memegang piala)

Sepak Bola Sebagai Sarana Ibadah

Acara secara resmi dibuka oleh Drs. Sutarno, anggota Dewan Penasehat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Banyumas. Dalam sambutannya, Sutarno menekankan bahwa sepak bola bukan sekadar ajang adu taktik di lapangan hijau, melainkan alat pemersatu umat.

“Sepak bola adalah olahraga yang sangat populer dan merakyat. Kami berharap kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan kesehatan tubuh. Jika badan sehat, semangat dalam menjalankan ibadah pun akan ikut meningkat,” ujarnya di hadapan para peserta.

Dominasi Klaten di Sistem Liga

Berbeda dengan turnamen sistem gugur, LDII League 2026 menggunakan sistem liga. Dengan format ini, tim-tim yang berpartisipasi diwajibkan saling bertemu, sehingga konsistensi fisik dan strategi menjadi kunci utama. Sebanyak kurang lebih 120 pemain yang terbagi dalam 6 tim bertarung memperebutkan poin tertinggi. Keenam tim tersebut berasal dari Jogja, Banyumas (tuan rumah), Semarang, Klaten, Wonosobo, dan Magelang.

Setelah melalui rangkaian pertandingan yang melelahkan di bawah cuaca Kota Purwokerto yang cukup cerah pada hari itu, tim Klaten akhirnya dipastikan naik ke podium tertinggi setelah memuncaki klasemen akhir.

Tradisi Tahunan yang Terus Dijaga

Ketua Panitia Pelaksana, Rian Nurratno mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran acara ini. Ia menjelaskan bahwa fun football merupakan agenda rutin yang dilaksanakan berpindah-pindah tuan rumah setiap tahunnya.

“Kegiatan ini sudah berjalan selama beberapa tahun terakhir. Untuk tahun 2026 ini, alhamdulillah Banyumas mendapatkan kehormatan menjadi tuan rumah. Tujuan utamanya tetap satu: menjalin silaturahim antar warga LDII penghobi sepak bola di wilayah Provinsi Jateng dan DIY,” terangnya.

Terkait pemilihan Lapangan Tri Daya Berkoh sebagai venue pertandingan, kata Rian, selain kondisi lapangan yang cukup bagus, juga lokasinya yang strategis karena berada di jantung kota Purwokerto, sehingga memudahkan akses bagi tim tamu yang datang dari luar kota.

Meski bertajuk fun football, intensitas pertandingan terlihat cukup tinggi, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Gelaran ini membuktikan bahwa hobi dan religi dapat berjalan beriringan di atas lapangan hijau. Secara kasat mata, tim Klaten yang membawa pulang piala, tetapi sejatinya, semangat kebersamaan dan silaturahim adalah pemenangnya.

 

Penulis: Tim Redaksi LINES Banyumas // Fotografer: Hayyin // Editor: Sarlan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *