Audiensi dengan Bupati, LDII Banyumas Siap Bersinergi Wujudkan Banyumas Lebih Maju

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono berbincang santai dengan pengurus DPD LDII Kabupaten Banyumas

BANYUMAS–Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Banyumas bersilaturrahim dengan Bupati Banyumas, Drs. H. Sadewo Tri Lastiono, M.M., Senin (9/6) di Sasana Wilis kompleks Rumah Dinas Bupati Banyumas.

Rombongan LDII sejumlah 8 orang terdiri dari Ketua DPD H. Slamet Riyadi, S.S., M.Pd.; Wakil Ketua Ir. H. Taufan Edy Raharjo, M.M., H. Achmad Sumanto, S.Pd., dan Abdul Kohar; Sekretaris Sarlan, S.S., M.I.Kom. dan H. Jazair Mafaridik, S.E., M.Si.; serta Ketua Bagian Hubungan antar Lembaga Andri Hermawan, A.Md.; dan Ketua Bagian Hukum dan HAM H. Heri Suprianto.

Ketua DPD LDII Kabupaten Banyumas, Slamet Riyadi mengatakan, audiensi bukan sekadar acara seremonial. Lebih dari itu, menurutnya, pertemuan tersebut menandai komitmen LDII untuk siap mengambil peran aktif mendukung program-program strategis Pemkab Banyumas.

Slamet menegaskan, audiensi bertujuan untuk menjalin komunikasi strategis dan kolaboratif antara LDII Banyumas dengan Pemkab Banyumas, khususnya dalam mendukung dan menyelaraskan program LDII dengan program pembangunan yang telah dicanangkan oleh bupati dan wakil bupati.

“Kami ingin bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Banyumas, mendukung program-program unggulan yang selaras dengan semangat pengabdian LDII,” ujar dosen Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto tersebut.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban, Slamet memperkenalkan Delapan Klaster Pengabdian LDII kepada Bupati Sadewo. Klaster yang dimaksud meliputi kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, ketahanan pangan dan lingkungan hidup, energi baru terbarukan, pengobatan herbal, serta teknologi digital.

Slamet juga menunjukkan beberapa program konkret yang telah dilaksanakan oleh LDII dalam rangka mewujudkan Delapan Klaster Pengabdian, seperti pemanfaatan energi surya untuk mendukung kemandirian energi di pesantren, pengembangan pertanian sorgum sebagai alternatif ketahanan pangan lokal, hingga pemberdayaan ekonomi digital berbasis komunitas.

Tidak hanya itu, Slamet menyebut, green dakwah (dakwah damai) dan program pendidikan berbasis akhlak dan nilai-nilai Islam juga menjadi perhatian utama LDII, termasuk LDII di Kabupaten Banyumas.

Bupati Dukung Program-program LDII dan Minta LDII Proaktif

Bupati Sadewo menyambut baik inisiatif LDII. Ia juga mengapresiasi kinerja LDII yang dinilainya konsisten hadir di tengah-tengah masyarakat, berdakwah dengan cara-cara yang sejuk dan menjauh dari hal-hal yang berpotensi menimbulkan konflik.

“LDII ini tidak pernah mengganggu kami. Kami sudah mengenal LDII sejak dulu, sangat luar biasa, tanpa gaduh. Kita bisa terus bersinergi, asalkan LDII proaktif,” tutur Sadewo.

Dalam kesempatan tersebut Sadewo mendorong LDII agar berkoordinasi dengan pemerintah daerah melalui dinas/instansi terkait, salah satunya dengan Bappedalitbang, agar program-program yang dijalankan oleh LDII dapat selaras dengan arah pembangunan Banyumas.

Pengurus DPD LDII Banyumas berpamitan kepada bupati

Merespon arahan bupati Sadewo, salah satu Wakil Ketua DPD LDII Kabupaten Banyumas, Taufan Edy Raharjo mengatakan bahwa LDII tidak ingin sekadar menjalankan program tanpa memahami arah kebijakan Pemerintah Daerah.

“Kami akan mempelajari dulu visi dan misi Kabupaten Banyumas, baru kemudian menyinergikan program agar program yang kami laksanakan nantinya bisa tepat sasaran,” jelas Taufan. “Prinsipnya, kami tidak ingin hanya ramai-ramai di awal, tapi benar-benar eksis dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” imbuhnya.

Taufan berharap sinergi ini menjadi kerjasama kolaboratif yang saling menguntungkan antara LDII sebagai ormas Islam dengan Pemkab Banyumas. Tujuannya untuk untuk mendukung pembangunan berkelanjutan yang berbasis lokalitas dan nilai-nilai religiusitas, guna mewujudkan masyarakat Banyumas yang berdaya saing, maju, harmonis, dan sejahtera. [farhat]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *